efektivitas home exercise terhadap nilai ankle brachial index (abi) dan skor sensitivitas kaki Pada pasien diabetes melitus tipe 2

Ida Yatun Khomsah, Yani Sofiani, Diana Irawati

Abstract


Neuropati merupakan salah satu komplikasi kronis yang terjadi pada pasien Diabetes Melitus. Kondisi hiperglikemia yang tidak dikelola dengan baik dalam waktu yang cukup lama membuat pasien Diabetes Melitus rentan terhadap komplikasi kronis yang menyebabkan angka morbiditas cukup tinggi. Home Exercise menjadi salah satu intervensi yang dapat mencegah terjadinya gangguan vaskularisasi perifer pada pasien Diabetes Melitus. Penelitin ini bertujuan untuk mengidentifikasi Efektivitas Home Exercise Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Skor Sensitivitas Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Desain penelitian dengan rancangan quasi eksperiment pre dan post test design with control group dengan 18 responden kelompok intervensi yang diberikan intervensi Home Exercise dan 18 responden kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi Home Exercise. Hasil menunjukkan bahwa nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Skor Sensitivitas Kaki sesudah dilakukan intervensi mengalami peningkatan Ankle Brachial Index (ABI) dengan nilai rata-rata awal 0.817 setelah intervensi menjadi 0.917 dan Skor Sensitivitas Kaki dengan nilai rata-rata awal 8.00 setelah intervensi menjadi 10.33. Kesimpulan, ada pengaruh Home Exercise terhadap nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Skor Sensitivitas Kaki sesudah dilakukan intervensi. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi alternatif sebagai pencegahan komplikasi penyakit arteri perifer.


Keywords


Ankle Brachial Index; Diabetes Melitus Tipe 2; Home Exercise; Sensitivitas Kaki

Full Text:

PDF

References


Arlanti, dkk. (2012). Hubungan antara perawatan kaki dan ulkus kaki diabetes di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

BPJS Kesehatan. (2015). Panduan praktis program pengelolaan penyakit kronis.

Craig, Alexander B. et al. (2014). Foot Sensation Testing in the Patient With Diabetes: Introduction of the Quick & Easy Assessment Tool. Wounds, Volume 26 (8) : 221-231.

Fera F. Liuw(2017). Hubungan Antara Jenis Kelamin Dan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Kualitas Hidup Pada Penduduk Di Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon.

Hinkle & Cheever. (2014). Brunner & Suddarth’s Textbook Of Medikal-Surgical Nursing 13 th Edition. Wolters Kluwer: Lippincott Williams & Wilkins

International Diabetes Federation. (2018). IDF Diabetes research and

clinical practice.Elsevier

Istiroha, Asnar, & Armayetti. (2017). Pengaruh aktivitas perlindungan kaki terhadap sensasi proteksi dan range of motion kaki penderita diabetes melitus tipe 2 dengan neuropati perifer. Jurnal Ilmiah keperawatan Vol.10.

Jelantik I.M.G., Haryati E., (2014). Hubungan Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin, Kegemukan Dan Hipertensi Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Mataram.Media Bina Ilmiah.8(1):3944

Kemenkes RI. (2018). Hasil utama riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Kementrian kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kohlman, Trigoboff. (2013). Management of lower extremity peripheral arterial disease: Interpreting the latest guidelines for nurse practitioners. The journal for nurse practitioner-JNP vol. 9 Issue 10 p653-660.

Leone, S., Pascale, R., Vitale, M., Esposito, S., (2012). Epidemiology of diabetic foot. Infez Med. 2012;20 Suppl 1:8-13.

Mahdalena & Ningsih. (2016). Efektivitas program pendidikan perawatan kaki dalam meningkatkan pengetahuan, efikasi diri dan perilaku perawatan kaki pasien diabetes melitus di Banjarbaru, Indonesia. Kesmas nasional Public Health Journal 2016. DOI:10.21109/kesmas.v11i2.583.

Martono, H. & Pranarka, K. (2006). Buku Ajar Geriatri Ilmu Kesehatan Usia Lanjut. Edisi 4. Jakarta : FKUI.

Nugroho, W. (2008). Keperawatan Gerontik dan Geriatri. Edisi 3. Jakarta: EGC

Plotnikoff, RC.Et. al. (2010). Multicomponent, home based resistance training for obese adult with type 2 diabetes : a randomized controlled trial. Internasional Journale of Obesity.

Priyanto. (2012). Pengaruh senam kaki terhadap sensitivitas kaki dan kadar gula darah pada agregat lansia diabetes melitus di Magelang.

Sembiring, dkk. (2018). Pengaruh senam kaki terhadap penurunan neuropati pada pasien dengan luka kaki diabetik di asri wound care medan. Jurnal Mutiara Ners 114-120.

Setiati, et al. (2015). Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid ii edisi VI. Jakarta: Interna Publishing.

Shaw, JE, Sicre, RA, & Zimet, P. (2010). Diabetes research and clinical practice global estimates of the prevalence of diabetes for 2010 and 2030. Diabetes Research and Clinical Practice.87 4-14.

Shrikhande, G, V., & McKinsey, J. (2012). Diabetes and peripheral vascular disease: diagnosis and management. New York. Humana Press

Singh, S., Pai, D.R., & Yuhhui, C. (2013). Clinical research on foot & ankle.

Smeltzer, S.C & Bare, B.G. (2010).Buku ajar keperawatanmedikalbedah brunner suddartedisi 8 volume 2. Jakarta: EGC.

Soegondo, dkk. (2009). Penatalaksanaan diabetes melitus terpadu bagi Dokter dan Edukator. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Subekti. (2017). Pengaruh senam kaki terhadap sirkulasi darah perifer dilihat dari nilai Ankle Brachial index (ABI) pada pasien diabetes melitus tipe 2 di ruang Melati Satu RSUD Dr. Moewardi.

Suharsono, dkk. (2013). Dampak home based exercise training terhadap kapasitas fungsional pasien gagal jantung Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Jurnal Ilmu Keperawatan ISSN : 2088-6012.

Switlyk, K. J & Smith, G. (2016). Updates in diabetic peripheral neuropathy [version 1; referees: 3 approved].

Tambunan, M & Gultom, Y. (2009). Perawatan kaki diabetes, dalam Soegondo, P., Soewondo, & Subekti (Ed), Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. Jakarta: FKUI.

WHO. (2016). Diabetes fakta dan angka. world health organization.

Yang, Z. et al. (2014). Simple Test To Screen For Diabetic Peripheral Neuropathy (Protocol).




DOI: https://doi.org/10.35952/jik.v9i1.173

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Published by : STIKes Muhammadiyah Pringsewu Lampung

JL. KH. Ghalib No. 112 Pringsewu Lampung Telp: (0729) 22537

Email : lp3m@stikesmuh-pringsewu.ac.id